Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Desember 2010

Google Dikabarkan Rilis OS Chrome Pekan Ini

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com



Kedatangan sistem operasi (OS) Chrome kembali hangat dibicarakan. Meski CEO Google CEO Eric Schmidt pernah mengonfirmasikan Chrome baru akan hadir awal 2011, sebuah kabar terbaru mengemuka, menimbulkan spekulasi bahwa OS Google tersebut akan diluncurkan secara resmi pekan ini.

Dikutip detikINET dari PC World, Senin (06/12/2010) Google dikabarkan akan menghelat sebuah acara pada Selasa pekan depan di San Francisco. Dikarenakan undangan acara itu mengatasnamakan tim Chrome Google, maka desas-desus soal peluncuran OS Chrome pun sontak merebak.

Dalam undangan disebutkan, acara akan berlangsung pada pukul 10 pagi waktu San Fransisco tepat pada 7 Desember 2010. Namun perwakilan Google yang dimintai keterangan, menolak berkomentar soal ini.

Sebelum kemunculannya secara resmi, OS Chrome disebut-sebut akan memiliki keistimewaan dibandingkan OS lainnya, salah satunya cukup baik untuk bisa melakukan boot secara cepat ke browser Chrome.

Para eksekutif Google sebelumnya telah menyebutkan bahwa mereka berupaya mendorong pengguna memasuki sebuah web, dimana mereka dapat berinteraksi dengan semua layanan dan aplikasi web Google.

"Ketika OS Chrome hadir di pasaran nanti, semua aktivitas akan disimpan di awan (cloud)," demikian yang pernah dikatakan Sundar Pichai selaku Vice President of Product Management Google tahun lalu.

Hal ini menurut Pichai adalah salah satu kelebihan Chrome yang membuat semua data pengguna lebih aman. "Misalnya jika Anda kehilangan netbook Anda yang menggunakan Chrome dan memberli lagi yang baru, semua informasi Anda akan kembali segera setelah Anda login ke netbook yang baru," ungkapnya berpromosi.

Jumat, 03 Desember 2010

Akui Kesalahan, Google Bayar Ganti Rugi Rp 9 Ribu

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com




Uang senilai USD 1 mungkin terlihat kecil. Jika diubah ke bentuk mata uang rupiah, nilainya sekitar Rp 9 ribuan. Namun bagi sepasang suami istri asal Pennsylvania, nominal tersebut sangat berarti karena telah membuat perusahaan sekaliber Google mengakui kesalahannya.

Ya, Google telah setuju untuk membayar uang sebesar USD 1 kepada pasangan tersebut. Raksasa internet itu mengakui kesalahannya karena telah melakukan pelanggaran terhadap properti mereka saat mengambil foto untuk layanan pemetaan online Street View.

Memang memakan waktu lama bagi Aaron dan Christine Boring, pasangan suami istri tersebut, untuk membuat Google 'bertekuk lutut' kepada mereka. Bayangkan saja, tuntutan ini diajukan sejak 2008.

Dilansir AFP dan dikutip detikINET, Jumat (03/12/2010), mereka mengaku tidak mencari keuntungan dari kasus ini, melainkan hanya ingin pengakuan Google bahwa mobil Street Viewnya telah mengabaikan peringatan 'Private Road No Trespassing' saat mengambil gambar rumah mereka.

Akhirnya, Google mengakui pelanggaran yang dilakukannya dan setuju untuk membayar ganti rugi kepada pasangan Borings sebesar USD 1, sesuai dengan yang diperintahkan hakim pengadilan Cathy Bissoon.

"Ini adalah nilai uang yang sangat manis untuk sebuah pembenaran," kata pasangan suami istri Borings dalam pernyataan yang dirilis pengacara mereka Gregg Zegarelli.

"Google bisa saja hanya mengirim surat permohonan maaf di awal kasus ini, namun kami memilih untuk coba membuktikan bahwa mereka telah memasuki wilayah yang menjadi hak kami. Kami senang mereka akhirnya menyerah," tambahnya.

Street View yang telah tersedia di 20 negara, memungkinkan pengguna seolah berjalan menyusuri kota-kota dimana saja melalui foto yang dipublikasikan di layanan pemetaan tersebut. Adapun foto-foto yang dipublikasikan, diambil menggunakan mobil berkamera khusus milik Google yang berkeliling di jalan.

Layanan ini memang telah memicu sejumlah masalah privasi. Bahkan di beberapa negara, Google mendapat protes keras atas operasional Street View. Seperti contoh di Jerman, Oktober silam hampir seperempat juta penduduk negeri kanselir itu meminta Google memburamkan foto rumah mereka.

Sumber

Minggu, 24 Oktober 2010

Obama Akhirnya Bersentuhan dengan iPad

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

obamatandatanganiipad.jpg obama tanda tangani ipad picture by jazz_cries

Barrack Obama lebih suka BlackBerry dibanding gadget keluaran Apple. Namun jika harus bersentuhan--bahkan sampai mau menandatangani--iPad yang jadi andalan Apple, pasti Presiden AS itu punya alasan.

Obama yang sebelumnya pernah mengungkapkan tak tahu bagaimana iPad bekerja, terpaksa harus menggunakannya ketika salah satu pendukungnya meminta tanda tangan di iPad miliknya.

detikINET kutip dari Telegraph, Senin (25/10/2010), di saat pendukungnya yang lain menyodorkan pena dan kertas ataupun hanya berjabat tangan dengan presiden kulit hitam pertama di AS itu, Sylvester Cann justru mengulurkan tablet iPad-nya dengan aplikasi Adobe Ide--yang memungkinkan untuk membubuhkan tanda tangan di dalamnya.

"Bapak Presiden, tanda tangani iPad saya," pinta Cann kepada Presiden Obama.

Salah satu anggota Secret Service yang mengawal Obama, pun dengan raut wajah cemberut menggelengkan kepala sembari berkata tidak kepada Cann. Namun Obama justru tersenyum dan malah melangkah mendekat, kemudian menyentuhkan jarinya ke layar dan menandatanganinya.

"Secret Service curiga dengan ide tersebut, tapi mereka bisa mengatasinya dan presiden pikir itu keren," beber Cann yang ternyata seorang asisten anggota legislatif dari Partai Demokrat, Scott White.

"Ini pertama kalinya iPad ditandatangani seorang presiden," tambah Cann.

Acara penandatanganan itu sendiri terjadi di Universitas Washington, sehari setelah Obama bertemu dengan CEO Apple, Steve Jobs.

Kejadian ini dianggap lucu oleh sebagian orang, karena beberapa waktu lalu, Obama pernah bergurau dengan menyebut iPad dan Xbox hanya membuat generasi muda jadi bodoh.

Selasa, 19 Oktober 2010

Robot Cantik Bisa Menari Lincah

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

robotcantikmenari.jpg picture by jazz_cries

Masih ingat dengan HRP-4C? Robot humanoid asal Jepang ini sudah mencatat sederet prestasi. Dia pernah memukau publik saat berlenggak lenggok menjadi model catwalk dan menyanyikan lagu. Kini, si cantik itu memperlihatkan kelihaiannya menari bersama penari sungguhan!

Selain kemampuan barunya tersebut HRP-4C juga kini bisa dioperasikan hanya dengan menggunakan tetikus. Gerakannya pun kian lentur dan gemulai hampir menyerupai manusia.

Dilansir Daily Mail dan dikutip detikINET, Selasa (19/10/2010), pada sebuah ajang pameran yang dihelat National Institute of Advanced Industrial Science
and Technology (NIAIST) di Tokyo, Jepang, robot berambut sebahu ini memperlihatkan kepiawaiannya.

Dalam kesempatan itu, NIAIST yang merupakan organisasi riset publik terbesar di negeri sakura itu mengklaim telah mengembangkan software yang memungkinkan siapa saja, bahkan yang tanpa keahlian robotik sekalipun bisa membuat program untuk menggerakkan robot.

"Dengan software ini, kami berharap bisa membuat sebuah robot humanoid berakting, menyanyi, bahkan berlenggak-lenggok mengenakan pakaian indah," kata salah satu peneliti NIAIST, Shinichiro Nakazawa.

Tim robotik dari NIAIST mendandani HRP-4C dengan balutan pakaian berwarna kuning cerah dan menyertakan para penari sunguhan dengan pakaian serupa untuk menemaninya menari sambil menyanyi di atas panggung.

Dengan menggunakan tetikus, pengontrol bisa dengan mudah menciptakan gerakan sulit sekalipun, seperti berputar dan melompat. Software NIAIST juga bisa mengkalkukasikan kejutan-kejutan tertentu yang ditampilkan si robot, contohnya saat melompat-lompat naik turun.

Samsung Resmikan Galaxy Tab di Indonesia

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com



Samsung Galaxy Tab akhirnya resmi mendarat di Indonesia. Sebagai partnernya, tablet PC dengan bentang layar 7 inch tersebut di bundling bersama operator Indosat.

Menggandeng operator di Tanah Air mungkin adalah langkah bijak. Pasalnya, tablet PC berbasis android memang membutuhkan layanan paket data yang andal.

"Samsung galaxy tab dirancang sedemikian rupa sehingga para pengguna dapat merasakan pengalaman online yang luar biasa," ujar Yoo Young Kim, Managing Director PT Samsung Electronics Indonesia, di Ritz Carlon Hotel, Selasa (19/10/10).

Samsung Galaxy Tab, diperkasai dengan prosesor Cortex A8 yang berlari pada kecepatan 1Ghz. Dengan beragam fitur yang diusungnya, produk ini tampaknya bakal menjadi lawan serius iPad.

Senin, 18 Oktober 2010

RIM Resmi Luncurkan BlackBerry Style

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com



Research in Motion (RIM) resmi memperkenalkan BlackBerry terbarunya, Style 9670. Smartphone CDMA yang sudah santer terdengar bocorannya ini, pertama kali dirilis di Amerika Serikat bersama operator Sprint.

Style mengusung bentuk yang langka di antara keluarga BlackBerry lainnya, yakni flip atau cangkang. Smartphone ini akan menjadi pengusung nomor dua OS BlackBerry 6 setelah BlackBerry Torch.

Wujud Style terkesan gemuk. RIM menyematkan layar eksternal beresolusi 240x360 pixels untuk menampilkan berbagai info, seperti jam atau pesan masuk. Ketika dibuka, layar bagian dalam berukuran 2,7 Inch resolusi 360x400 pixels, dengan interface BlackBerry 6.

Berbeda dari kebanyakan ponsel berbentuk flip yang biasanya mengadopsi keypad numerik, BlackBery Style mengusung keyboard full qwerty. Sedangkan navigasinya mengandalkan trackpad.

"Dengan keyboard full qwerty dan bentuk tetap sangat elegan, BlackBerry Style naik levelnya dalam soal penampilan," klaim David Smith, Vice President of Product Management RIM.

Seperti detikINET kutip dari PCMag, Selasa (19/10/2010), smartphone ini mengandalkan konektivitas EVDO Rev. A 3G dan juga Wi-Fi 802.11 b/g/n. Sedangkan prosesornya adalah Qualcomm 624 MHz.

Apa lagi yang ada di Style? RIM menyertakan GPS, 3,5 mm stereo headset, kamera 5 megapixel, 512 MB RAM, dan slot Micro SD. Operator Sprint bakal memasarkannya mulai 31 Oktober 2010 seharga USD 99 dalam kontrak 2 tahun.

BlackBerry Style dinilai sebagai sebuah perjudian bagi RIM, sebab smartphone gaya cangkang kebanyakan kurang sukses di pasar, sebut saja BlackBerry 8220 Pearl. Kita lihat saja apakah Style bakal menuai sukses.

Sumber

Rabu, 13 Oktober 2010

BlackBerry Torch, Jawaban Atas Tantangan iPhone dan Android

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com



Produk jawaban BlackBerry atas tantangan iPhone dan Android telah tiba. Namanya adalah BlackBerry Torch 9800 yang sekaligus hadir sebagai produk dengan BlackBerry OS 6 pertama.

Secara umum ada beberapa fitur tambahan yang membuat perangkat ini terasa berbeda dari handset-handset BlackBerry sebelumnya. Alhasil hal ini makin menjelaskan bahwa Torch merupakan produk yang hadir untuk 'menantang' kesaktian iPhone dan Android. Marilah kita simak beberapa poin-poin penting BlackBerry Torch.


Desain dan Fitur

Dari bentuknya yang revolusioner, Torch merupakan perpaduan antara Storm dan Onyx yang hadir dengan kenyamanan layar sentuh dan keypad QWERTY slide fisik. Dengan bentuk tersebut, handset ini jadi terasa lebih panjang ukurannya jika dibanding iPhone 3GS, Samsung Galaxy S, atau HTC Desire.




Berbekal layar 3,2 inchi, produk ini memiliki ukuran layar sama besarnya dengan Strom -jika ditutup. Namun jika dibanding kompetitor lainnya, layar Torch masih tampak lebih kecil. Pasalnya iPhone terasa lebih lega dengan layar 3,5 inchi. Apalagi jika dibanding ponsel Android Samsung Galaxy S yang memiliki ukuran layar 4 inchi.



Yang membuat ponsel ini sedikit 'kurang' mungkin adalah prosesornya yang hanya 624 Mhz. Pasalnya beberapa smartphone super saat ini memiliki prosesor sebesar 1Ghz. Namun hal itu tak membuat performa Storm 'ngehang' saat digunakan secara multitasking.

BlackBerry tetap BlackBerry. Saat ponsel pintar lain berlomba-lomba megusung fitur perekaman video resolusi tinggi, Storm hanya memiliki kualitas perekaman VGA. Untungnya produk ini dibekali dengan kamera 5 megapixel serta 3G tethring.

Untuk urusan sisi kendali responsif, BlackBery merupakan salah satu ponsel pintar yang bisa diandalkan. Walau telah hadir dengan layar sentuh, namun ponsel ini tetap memiliki touchpad. Sedkit aneh memang saat kita belum biasa mengkombinasikan layar sentuh dan touchpad. Saat dirasakan detikINET, secara umum layar Torch lebih responsif tak seperti seri Storm II terdahulu. Cukup nyaman dan tidak perlu sedikit ditekan layaknya Storm.

Kemudian untuk urusan desain keypad, produk ini sedikit menyulitkan pengguna berjari-jari besar. Pasalnya desain slide yang diusungnya malah membuat produk ini terasa mengganjal saat digunakan untuk mengetik. Apalagi dengan jenis tonjolan keypad yang lebih datar ketimbang Onyx. Layaknya Storm, Torch pun hadir dengan virtual keypad yang terasa lebih nyaman.



Rasa Baru BlackBerry OS 6

BlackBerry OS 6 yang hadir dengan rasa baru merupakan penyempurnaan dari OS BlackBerry terdahulu. Nah, kesan pertama dari homescreen baru ini adalah ikon-ikon aplikasinya yang bisa digeser ke atas dan ke bawah layaknya tampilan Android.
blackberry-os-homescreen

Adapun untuk pengalaman multimedia pengguna, OS 6 dilengkapi tool universal search baru serta browser berbasis WebKit baru yang diklaim mampu me-render halaman web dengan cepat. Semua itu kian menambah performa BlackBerry saat menghandle halaman HTML.

Selain itu, OS 6 hadir dengan fitur multitouch. Mungkin ini adalah salah satu elemen dari jawaban BlackBerry akan tantangan iPhone dan Android. Dengan ini pengguna lebih asyik saat melakukan pinch to zoom pada foto, browser, ataupun maps.

Layaknya iPhone, tampilan BlackBerry OS 6 juga terasa smooth saat jemari menggeser ikon-ikon aplikasi, email, atau beberapa hal lainnya. Ini semua karena BlackBerry OS 6 menambahkan program bernama 'momentum' untuk menambah performa scrolling yang makin mulus.

Tampilan media player OS 6 ini juga tergolong baru. Cover depan album hadir menghiasi lagu-lagu yang didengarkan pengguna. Hal menambah nuansa baru dalam performa audio BlackBerry.

blackberry-os-6-media-player

Performa Video dan Audio

Jika dibandingkan dengan iPhone dan Android, Torch dengan tampilan menu BlackBerry OS 6 nya tak kalah menarik. Walau secara umum ukuran layar menu Torch lebih kecil dari kedua kompetitornya, namun ponsel ini tetap enak saat digunakan untuk menyakiskan video streaming pada YouTube.

Sayangnya saat dijajal, detikINET tak menemukan opsi untuk menyaksikan YouTube secara full HD layaknya beberapa ponsel pintar terkini. Saat pengguna membuka tampilan menu YouTube, mereka bakal langsung dibawa ke tampilan menu web YouTube.

Untuk urusan audio, sepertinya Torch masih sama kualitasnya seperti handset BlackBerry sebelumnya. Saat digunakan untuk mendengarkan file .mp3, rasanya suara musik yang keluar dari speaker handset ini sama renyahnya dengan BlackBerry Onyx.


Kesimpulan: Siapa Yang Cocok Menggunakan Torch?

BlackBerry selama ini memang memiliki reputasi sebagai handset kantoran. Dengan layanan BlackBerry Enterprise Server (BES), atau BlackBerry Internet Service (BIS) handset tersebut seolah memiliki kekuatan tersendiri bagi penggunanya. Jika sudah jelas posisinya, maka siapa lagi kalangan yang tepat menggunakan produk ini selain kelas korporat.

Walau bagaimanapun, di Indonesia tren penggunaan BlackBerry memang meningkat di kalangan muda. Hal itu membuat handset ini sangat nyaman digunakan untuk kebutuhan jejaring sosial. Apalagi handset bestan RIM tersebut memiliki BlackBerry Messenger (BBM) yang memiliki value tersendiri di kalangan muda-mudi.

Nah, sekarang tergantung kebutuhan mereka sendiri. Apakah BlackBerry Torch non-operator yang dibanderol sekitar Rp 6 jutaan tepat jika hanya digunakan untuk kebutuhan jejaring sosial ? Semua berbalik ke selera pengguna.


Kelebihan:
+ Blackberry OS 6
+ Layar Kapasitif
+ Sentuhan responsif

Kekurangan:
- Prosesor 624 Mhz Sedikit tanggung
- Resolusi Perekaman Video Hanya VGA


Spesifikasi:

- Prosesor : 624 Mhz
- OS : Blackberry OS 6
- RAM : 512 MB
- Storage : Internal 4 GB + Micro SD up to 32 GB
- Display : Layar Kapasitif 3.2 inchi (360x480)
- Baterai : Lithium Ion 1300mAh
- Kamera : 5MP, 2X zoom, autofokus, face detection, image stabilization

Selasa, 12 Oktober 2010

Wow, Google Bikin Mobil Otomatis Tanpa Supir

Media Monitoring, Analysis and Tracking, Information System Consultant, Software-Web Develoment and Maintenance, Computer Network Supply and Installation, Purchasing Service
Cakrajiya Ciptana (CCi)
http://www.cc-indonesia.com

Google baru saja mengumumkan sebuah pengembangan teknologi yang memungkinkan sebuah mobil berjalan otomatis tanpa sopir, bahkan di tengah keramaian kendaraan. Proyek yang dipimpin oleh Dr. Thurn ini telah diujicoba dengan cara mengelilingi kampus Google di Mountain View ke kantor Google di Santa Monica hingga Hollywood Boulevard dan berbagai tempat lain. Secara keseluruhan mobil otomatis tersebut telah dicoba hingga jarak lebih dari 140.000 mil.

Untuk mengendalikan mobil otomatis tersebut digunakan kamera video, sensor radar, serta penjejak jarak laser untuk mendeteksi lalulintas dan peta detail yang dikumpulkan secara manual lewat kendaraan bersopir untuk menavigasi jalan yang ada di depan dan disimpan di pusat data Google. Teknologi navigasi ini dikembangkan bersama para insinyur terbaik yang diperoleh lewat DARPA Challenges, lomba balapan kendaraan otomatis yang diselenggarakan oleh pemerintah AS.



Selama pengujian oleh Google, kendaraan mobil otomatis ini belum pernah mengalami kecelakaan tabrakan. Untuk menjamin keselamatan, kendaraan tersebut selalu ditumpangi oleh seorang pengendara keamanan terlatih yang bisa bergerak jika dibutuhkan sewaktu-waktu. Selain itu ditempatkan juga operator perangkat lunak terlatih di tempat duduk penumpang untuk memonitor perangkat lunak yang dipakai. Pada dasarnya, perangkat lunak tersebut akan 'belajar' dari rute dan kondisi jalan yang dilewati seperti mengetahui tanda lalu lintas dan garis jalan sehingga mobil sebelumnya bisa beradaptasi dengan karakteristik jalan yang akan dilewati.

Google berharap teknologi ini akan bisa mengurangi resiko kecelakaan di jalan hingga setidaknya setengahnya. Dengan kendaraan otomatis ini maka pengguna juga akan bisa berbagi kendaraan dan otomatis mengurangi volume kepadatan lalulintas maupun tingkat konsumsi energi maupun polusinya.

Teknologi ini masih perlu pengembangan. NYT memperkirakan masih dibutuhkan setidaknya delapan tahun agar teknologi ini bisa dipakai masal. Apakah teknologi seperti di film Knight Rider akan bisa terwujud?

Sumber